Pemakaian Yang Benar Kawat Seling Galvanis

Pemakaian Yang Benar Kawat Seling Galvanis

Awet dan tidaknya penggunaan kawat seling galvanis di area industri memang tergantung para pemakainya. Sudah banyak perusahaan yang merasakan banyak mengeluarkan anggaran karena sering mendatangkan kawat baru meski penganggarannya belum lama. Jika terus-menerus terjadi masalah ini, sudah pasti perusahaan yang anda tempati bekerja bahkan sedikit marah kepada para pengoperasi crane atau rope. Untuk itu pelaksana lapangan memang harus memperhatikan secara seksama tentang bagaimana cara pemakaian yang benar.

Meski dianggap sebagai salah satu kawat yang tahan korosi, kawat seling galvanis memang begitu populer karena memiliki fleksibilitas tinggi. Bisa digunakan dalam kapasitas benda dengan berat yang cukup tinggi. Tahan terhadap gentakan dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama dibandingkan jenis kawat seling lain. Untuk lebih optimal dalam menggunakan kawat seling tersebut, silakan anda baca beberapa panduan berikut ini.

Panduan Pemakaian Kawat Seling Galvanis

Seling galvanis memang merupakan peralatan yang penting di area industri. Untuk mendapatkan peralatan ini dalam kondisi yang lebih prima, para pengoperasi alat yang ada di lapangan harus memperhatikan beberapa langkah antara lain:

  • Memastikan sheave dan drum memiliki ukuran yang sesuai. Jadi kapasitasnya tidak terlalu kecil ataupun tidak terlalu besar. Karena jika dipaksakan pada kondisi yang tidak sesuai fungsinya akan membuat kawat seling cepat stress. Kapasitas yang benar adalah seling yang tidak berkarat, terkikis, permukaan terlalu halus, dan mampu berputar sesuai kinerjanya.
  • Kemudian tentang bagaimana para pemakai menggulung kawat seling secara benar. Pada lapisan pertama memang sangat mempengaruhi pada lapisan berikutnya. Jadi pada saat menggulung para pemakai juga harus menghitungnya dari segi tegangan yang sesuai yaitu di kisaran 5-10% dari WLL. Apabila gulungan terlalu ketat tingkat gesekan pada kawat seling juga akan semakin besar. Apabila terlalu longgar maka gulungan bisa saja terselip ataupun putus saat adanya gentakan.
  • Setelah memasang kawat seling di peralatan, para pengguna memang tidak boleh langsung mengaplikasikannya memakai kecepatan penuh dan kapasitas yang melebihi batas. Berilah contoh waktu supaya kawat seling bisa menyesuaikan diri. Mulailah mengoperasikan pada beban dan kecepatan paling rendah dan menambahkannya sedikit demi sedikit. Begitupula dengan tingkatan beban harus juga dari yang terkecil lebih dulu.
  • Pastikan jika kawat seling dan alat yang dioperasikan memang langsung digunakan oleh operator yang sudah berpengalaman. Para operator yang telah memiliki pengalaman selama menggunakan sebuah alat pengangkut tersebut akan memperkirakan secara pasti tentang kekuatan kawat seling yang baru digunakan. Sehingga fungsi dan nilai kegunaannya akan sesuai target perusahaan.

Itulah panduan penggunaan kawat seling galvanis yang benar dan tepat sebagai tambahan ilmu untuk Anda. Semoga berguna dan bermanfaat untuk kedepannya.